Kartu tinta printer inkjet digunakan dalam berbagai macam mesin pelabelan inkjet, baik itu mesin pelabelan inkjet karakter kecil maupun mesin pelabelan inkjet genggam, dan berfungsi sebagai bahan habis pakai penting. Didorong oleh pertimbangan biaya, banyak pelanggan berharap dapat mengisi ulang kartu tinta printer inkjet yang telah digunakan dengan tinta untuk penggunaan kedua. Hari ini, kami akan memperkenalkan beberapa informasi terkait kepada Anda.
Kartu tinta untuk mesin pelabelan inkjet karakter kecil umumnya menggunakan teknologi enkripsi chip. Meskipun telah diisi ulang dengan tinta, kartu tinta tersebut tidak dapat digunakan kembali. Hal ini karena kartu tinta tidak hanya mengenkripsi kompatibilitas dengan mesin pelabelan, tetapi juga volume konsumsi tinta pada mesin.
Secara relatif, permintaan terhadap isi ulang kartrid yang digunakan pada coder inkjet genggam lebih dapat dimengerti. Hal ini disebabkan kapasitas kecil dan harga konsumsi yang tinggi.
Kartrid untuk coder inkjet genggam biasanya digunakan pada coder inkjet gelembung termal. Terdapat dua jenis tinta untuk kartrid ini: tinta berbasis air dan tinta cepat kering. Setiap kartrid dilengkapi dengan dua baris nozzle. Biasanya, nozzle masih dapat digunakan kembali setelah 42 mililiter tinta digunakan.
Akibatnya, sebagian besar kartrid murah yang tersedia di pasaran merupakan kartrid isi ulang, tetapi kualitas cetaknya sering kali tidak memuaskan. Namun, karena jenis coder ini umumnya digunakan untuk mencetak tanggal produksi yang memiliki persyaratan kualitas rendah, kartrid isi ulang bisa menjadi pilihan.
Namun demikian, dari segi volume dan kualitas cetak, kartrid baru dapat memberikan hasil cetak yang lebih banyak dan kualitas yang lebih baik. Disarankan menggunakan kartrid baru untuk pengalaman pengguna yang lebih unggul.