Pemilihan mesin coding memerlukan pertimbangan komprehensif dari berbagai faktor seperti resolusi, kecepatan pencetakan, dan kompatibilitas tinta. Berikut adalah karakteristik dan saran pembelian untuk mesin CIJ (Continuous Ink Jet), TIJ (Thermal Ink Jet), TTO (Thermal Transfer Overprinting), dan mesin Coding Laser:
1. Mesin Kode CIJ
Prinsip kerja
Tinta dikeluarkan dari nozzle di bawah tekanan membentuk aliran tetesan tinta. Tetesan tinta kemudian diberi muatan dan dibelokkan oleh medan listrik, sehingga mencetak pola dan teks yang diperlukan pada permukaan produk.
Fitur
Kecepatan cetak tinggi: Dapat memenuhi kebutuhan lini produksi berkecepatan tinggi. Misalnya, mesin coding karakter kecil dapat mencetak 1.000-3.000 botol per jam.
Aplikabilitas material yang luas: Cocok untuk berbagai material seperti plastik, kaca, logam, kertas, dll.
Kebutuhan konsumsi & perawatan: Konsumsi tinta relatif cepat, memerlukan penggantian tinta secara berkala dan perawatan nozzle.
Skenario Aplikasi
Sering digunakan untuk pemberian kode pada produk dalam kemasan botol dan kaleng pada produksi massal, seperti minuman, botol kecap/cuka, dan wadah makanan kaleng.
2.TiJ Mesin Coding
Prinsip kerja
Tinta di dalam nozzle dipanaskan hingga menguap secara instan dan membentuk gelembung. Perluasan gelembung mendorong tinta keluar dari nozzle, sehingga membentuk cetakan pada permukaan produk.
Fitur
Resolusi tinggi: Dapat mencapai hingga 600 DPI atau bahkan lebih, mampu mencetak teks dan pola halus.
Desain ramah pengguna: Berukuran ringkas, mudah dioperasikan, dan biaya perawatan rendah.
Keterbatasan kecepatan & tinta: Kecepatan pencetakan lebih lambat dibanding mesin pelabel CIJ; kapasitas tinta terbatas, sehingga memerlukan penggantian kartrid yang sering.
Skenario Aplikasi
Cocok untuk situasi yang membutuhkan ketelitian pelabelan tinggi dan kecepatan produksi yang tidak ekstrem, seperti komponen elektronik kecil, kemasan kosmetik, dan kemasan makanan kecil.
3.TTO Mesin Coding
Prinsip kerja
Menggunakan printhead transfer panas dan pita transfer panas. Printhead dipanaskan untuk mentransfer tinta dari pita ke material pelabelan pada area target yang ditentukan, sehingga menghasilkan kode.
Fitur
Kinerja sangat baik pada material fleksibel: Dapat membuat kode beresolusi tinggi dan mudah dibaca pada film atau label fleksibel, mampu mencetak teks, pola, kode batang, dll. dengan jelas.
Integrasi & operasi yang mudah: Dapat terintegrasi secara mulus dengan peralatan pengemasan; praktis dalam mengubah konten cetakan tanpa perlu pemanasan awal seperti teknologi hot stamping konvensional.
Faktor biaya pita: Memerlukan penggantian pita secara berkala, dan biaya pita relatif tinggi.
Skenario Aplikasi
Mengkhususkan diri dalam pelabelan pada kemasan film fleksibel dan label, seperti kue kering, camilan kemasan, permen, dan kemasan cokelat di industri makanan.
4. Mesin pengkodean laser
Prinsip kerja
Menggunakan energi sinar laser untuk mengukir, melelehkan, atau menguapkan permukaan produk, sehingga membentuk tanda yang permanen.
Fitur
Penandaan permanen: Tanda-tanda ini sangat tahan lama, tahan terhadap aus, suhu tinggi/rendah, serta korosi.
Biaya operasional rendah: Tidak memerlukan bahan habis pakai.
Investasi awal tinggi & keterbatasan warna: Biaya peralatan awal relatif tinggi; hanya dapat mencetak tanda monokrom, biasanya putih atau hitam.
Skenario Aplikasi
Cocok untuk situasi yang membutuhkan ketahanan tanda yang tinggi dan persyaratan perlindungan lingkungan yang ketat, seperti kaleng makanan bayi, kotak aluminium foil cokelat premium, dan kemasan farmasi.